Desa dan Demokrasi dalam Perspektif Administrasi Publik

Desa dan Demokrasi  Dalam  Perspektif Administrasi Publik adalah tema webinar kali ini yang digelar olah Program Studi Magister Ilmu Administrasi Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Nusa Cendana, Senin, 31 Oktober 2022 bertempat dii Aula Lt. 3 Program Pascasarjana Undana.

Webinar dibuka oleh MC Yudith Banu dan di awali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, yangn dipandu oleh Asnat K. Lily, S. Sos., M.A.P sekaligus membawakan do’a.

Narasumber webinar adalah Dr. Hermawan, S.IP, M.Si Dari Universitas Brawijaya Malang dan Dr. Ajis Salim Adang Djaha, M.Si yang juga sebagai Koordinator Prodi, sedangkan moderator adalah Dr. Nursalam, M.Si.

Pada kegiatan webinar ini membahas tentang demokrasi yang secara langsung melibatkan masyarakat desa, yaitu pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) pemilihan kepala desa, dan musyawarah desa yang diselenggarakaan secara partisipatif, demokratis, transparan dan akuntabel dengan berdasarkan pada hak dan kewajiban masyarakat. Selain itu, desa berkewajiban dalam mengembangkan kehidupan demokrasi yang ada dalam masyarakat desa.  Artinya, desa sebagai arena politik, ekonomi, sosial, dan budaya juga memiliki kewajiban untuk mengawasi demokrasi desa. Pemerintah desa dan masyarakat desa harus bisa menentukan kepentingan bersama untuk mencapai suatu kesejahteraan masyarakat dengan adanya hal-hal yang bersifat strategis seperti; penataan desa, kerja sama desa dan pembentukan BUM desa.

Secara singkatnya, demokrasi adalah kekuasaan di tangan rakyat, namun dalam pelaksanaanya banyak kebijakan yang tidak mendasarkan pada kepentingan rakyat, melainkan lebih kearah pembagian kekuasaan. Dengan kata lain model demokrasi era reformasi, kurang mendasarkan pada keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. (mk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *