Pelepasan Alumni Periode Februari 2018 dan Pelepasan Tenaga Kependidikan (Purna Bakti)

Acara pelepasan calon wisudawan dan wisudawati program sarjana Periode Februari Tahun 2018 dan Pelepasan Tenaga Kependidikan (Purna Bakti) berlangsung pada tanggal 27 Februari 2018. Bertempat di Halaman Depan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP Undana), acara diawali dengan Ibadah bersama yang di pimpin oleh Pdt. Purwanto, S.Pd, S.Th, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan laporan oleh Bpk. Eliasar Taunino, S.AB selaku Kasubag Kemahasiswaan. Beliau bersyukur kepada Tuhan atas terlaksananya acara ini, serta turut menyampaikan selamat berjuang, dan semoga sukses kepada calon wisudawan dan wisudawati FISIP Undana.

 

Pemutakhiran Data PDPT

Dalam rangka proses penyesuaian data mahasiswa yang ada di Universitas Nusa Cendana dengan data yang ada pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi dan juga sejak tanggal 8 oktober 2017 ada penerapan patch 2.1 pada feeder 2.0 PDDikti menyebabkan penambahan rekaman data yang wajib diinput pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi. Karena itu, mohon kesediaan dan bantuan Bapak/ibu Dekan Fakultas/Direktur PPs menginformasikan bagi seluruh mahasiswa di unit masing-masing agar segera memperbaharui biodata dengan menginput kecamatan asal pada biodata online melalui laman website baakpsi.undana.ac.id

Pengumuman Untuk Alumni

Pengumuman

Dari : Rektor Undana

Untuk : Seluruh Alumni Undana

Isi Pengumuman :

BERDASARKAN EDARAN DIRJEN DIKTI NOMOR 5478/A.PI/SE/2017 TANGGAL 21 DESEMBER 2017 TENTANG PERIODE AWAL PELAPORAN PDDIKTI, MAKA DI SAMPAIKAN BEBERAPA HAL PENTING UNTUK MENDAPAT PERHATIAN SEBAGAI BERIKUT:

1. PELAPOR PANGKALAN DATA PENDIDIKAN TINGGI MULAI BERLAKU BAGI MAHASISWA BARU TAHUN AJARAN 2003/2004.

2. BAGI SELURUH ALUMNI UNDANA YANG TERCATAT SEBAGAI MAHASISWA BARU TAHUN AJARAN 2003/2004 HINGGA YANG LULUS PADA DESEMBER 2017 DIHARAPKAN MEMPERBAHARUI DATANYA SECARA ONLINE DENGAN CARA:

Masa Depan Keberagaman Di Indonesia

 

Indonesia merupakan negara paling plural di dunia dengan penduduk warna-warni yang berjumlah lebih dari 260 juta jiwa di atas ribuan pulau, ratusan bahasa dan suku dengan adat dan budaya sendiri-sendiri, dengan hampir semua agama di dunia. Meskipun penuh dengan keberagaman, Indonesia tetap satu. Sesuai dengan semboyan bangsa kita “Bhineka Tunggal Ika”, yang artinya “meskipun berbeda-beda, tetapi tetap satu jua”.Pada tahun 1945, pendiri bangsa ini memiliki kebesaran hati untuk menerima bahwa negara kita ini adalah milik semua bangsa Indonesia tanpa membedakan antara mayoritas dan minoritas. Itulah hakekat Pancasila yang menjadi dasar dan ideologi negara kita.

 

Memahami arti "Lahan Kering"

Sebenarnya defenisi tentang pertanian lahan kering masih belum disepakati benar. Kita hanya bisa mengacu kepada usulan-usulan dan kebiasaan - kebiasaan yang dianut. Perhatikan beberapa referensi berikut ini:

Wikipedia.org (Dryland farming - Wikipedia, the free encyclopedia)

Dryland farming is an agricultural technique for cultivating land which receives little rainfall. Dryland farming is used in the Great Plains, the Palouse plateau of Eastern Washington regions of North America, the Middle East and in other grain growing regions such as the steppes of Eurasia and Argentina. Dryland farming was introduced to the southern Russian Empire by Russian Mennonites under the influence of Johann Cornies, making the region the breadbasket of Russia.[1] Winter wheat is the typical crop although skilled dryland farmers sometimes grow corn, beans or even watermelons. Successful dryland farming is possible with as little as 15 inches (380 mm) of precipitation a year, but much more successful with 20 inches (510 mm) or more. It is also known that Native American tribes in the arid SouthWest subsisted for hundreds of years on dryland farming in areas with less than 10 inches (250 mm) of rain.

Beasiswa Bidik Misi

PEMBANTU Rektor Bidang Akademik Universitas Nusa Cendana (Undana),Dr.David BW.Pandie,MS mengatakan program beasiswa bidik misi merupakan beasiswa yang diberikan untuk biaya kuliah dan biaya hidup. Program beasiswa ini dilatarbelakangi dari masiih tingginya jumlah masyarakat miskin di Indonesia. Berbanding terbalik masih sangat sedikit masyarakat miskin yang mengeyam pendidikan tinggi. Disamping itu,program ini juga bertujuan untuk meningkatkan peran perguruan tinggi dalam mengurangi angka kemiskinan dan menerapkan prinsip non-diskriminatif pendidikan,serta untuk mewujudkan pendidikan untuk semua (education for all).

Program ini merupakan peran pendidikan dalam memutus rantai kemiskinan melalui keikutsertaan mahasiswa dari masyarakat kurang mampu untuk memasuki jenjang pendidikan tinggi. Dengan harapan masyarakat miskin dapat meningkatkan pengetahuan yang berujung pada kesempatan memperoleh lapangan kerja yang lebih baik atau dapat menciptakan lapangan pekerjaan sendiri.

Menuju Jalur Universitas Kelas Dunia

UNIVERSITAS Nusa Cendana (Undana)saat ini sedang berada dalam jalur menuju universitas kelas dunia.Hal ini ditandai dengan perkembangan lembaga pendidikan tinggi tersebut belakangan ini,kata Drs.Pitan Daslani.MA dalam sambutannya mewakili alumni saat wisuda Magister dan Sarjana Undana, Sabtu,26 Februari lalu di Aula Utama Undana Penfui. Daslani sendiri adalah lulusan FKIP Undana yang saat ini memimpin Majalah Kampus Asia.Ia juga seorang jurnalis yang berpengalaman diberbagai media nasional dan internasional yang telah melakukan liputan jurnalistik di berbagai negara.Ia sengaja dihadirkan undana untuk memberikan motivasi kepada 1.905 orang lulusan angkatan ke-73 Undana sekaligus berbicara mengenai universitas kelas dunia.

Ilmu dan Gelar Sarjana

SABTU 26 dan senin 28 Februari 2011.Hari-hari tersebut mungkin merupakan salah satu hari yang tidak terlupakan bagi 1.000 lebih wisudawan asal Universitas Nusa Cendana Kupang. Setelah sekian lama menjalani waktu bergelut dengan berbagai macam tantangan dalam menimba ilmu,mereka (para wisudawan)akhirnya berhasil mengakhiri jenjang pendidikan strata 1(S1) san strata 2(S2) ditempat ini.Namun,timbul sebuah pertanyaan dalam benak kita,apakah setelah diwisuda,proses menimba ilmu tersebut berakhir?

Bagi orang yang selalu puas dengan apa yang telah dicapai,mungkin akan bernafas lega dan dengan bangga hati mangatakan,"akhirnya saya diwisuda juga." Namun bagi orang yang cinta terhadap apa yang dipelajarinya,akan dengan tegar mengatakan."perjalanan dan usaha ini belum berakhir".